{"id":2434,"date":"2023-03-05T21:07:04","date_gmt":"2023-03-05T14:07:04","guid":{"rendered":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/?p=2434"},"modified":"2023-03-05T22:26:59","modified_gmt":"2023-03-05T15:26:59","slug":"siujk-dihapus-apa-izin-bagi-jasa-konstruksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/siujk-dihapus-apa-izin-bagi-jasa-konstruksi\/","title":{"rendered":"SIUJK DIHAPUS, APA IZIN BAGI JASA KONSTRUKSI?"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu hal baru dalam sistem <em>Online Single Submission Risk Based Approach <\/em>atau OSS Berbasis Risiko (OSS) adalah dihapusnya Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK). Hal ini secara umum dapat dilihat dari tidak adanya nomenklatur Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PP No.5\/2021) dan secara khusus telah ditegaskan dalam Surat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakayt No. BKo4.01-Dk\/349 tanggal 19 April 2021 yang ditujukan kepada Dinas Penanaman Modal seluruh Indonesia yang berisi hal-hal sebagai berikut:<\/p>\n<p>(1) Usaha Jasa Konstruksi berdasarkan PP No.5\/2021 termasuk kategori Usaha Menengah Tinggi.<\/p>\n<p>(2) Dikarenakan kata &#8220;Izin Usaha&#8221; dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi diubah menjadi &#8220;Perizinan Berusaha&#8221; dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, maka tidak ada lagi Izin Usaha Jasa Konstruksi,<\/p>\n<p>(2) Pelaku Usaha Jasa Konstruksi wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Standar(Sertifikat Badan Usaha atau Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi) untuk menyelenggarakan jasa konstruksi di Indonesia.<\/p>\n<p>Dengan adanya surat tersebut dan PP No.5\/2021, maka apabila suatu perusahaan ingin menjalankan jasa konstruksi, perizinan yang harus ia dapatkan antara lain sebagagai berikut:<\/p>\n<p><strong>1.\u00a0 \u00a0 \u00a0 Perizinan Dasar<br \/>\n<\/strong>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 a) Persetujuan Lingkungan<\/p>\n<p>b) Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) &#8211; dahulu merupakan IMB<\/p>\n<p>c) Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR)\/Persetujuan Kegiatan Pemanfaatan<\/p>\n<p>Ruang (PKKPR)<\/p>\n<p><strong>2.\u00a0 \u00a0 \u00a0 Perizinan Berusaha<\/strong><\/p>\n<p>a) Nomor Induk Berusaha (NIB)<\/p>\n<p>b) Sertifikat Standar Yang Diverifikasi<\/p>\n<p>(Pasal 14 PP No.5\/2021)<\/p>\n<p><strong>3.\u00a0<\/strong> \u00a0 \u00a0 \u00a0<strong>Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB-UMKU)<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">PB UMKU bagi BUJK adalah komitmen yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha dan diverifikasi oleh petugas terkait sebelum penerbitan\u00a0 Sertifikat Standar yang merupakan sebagai perizinan berusaha utama pelaku jasa konstruksi. Jenis PB-UMKU bagi BUJK bervariasi untuk masing-masing jenis kegiatan usaha, namun biasanya meliputi hal-hal sebagai berikut:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">(a) Sertifikat Badan Usaha (SBU) Konstruksi;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">(b) Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) konstruksi;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">(c) Registrasi Kantor Perwakilan Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">(d) Lisensi lembaga Sertifikasi Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBU); dan<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">(e) Lisensi lembaga sertifikasi profesi jasa konstruksi.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">\u00a0(Pasal 81 ayat (1) PP No.5\/2021)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Demikian, semoga bermanfaat!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu hal baru dalam sistem Online Single Submission Risk Based Approach atau OSS Berbasis Risiko (OSS) adalah dihapusnya Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK). Hal ini secara umum dapat dilihat dari tidak adanya nomenklatur Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PP No.5\/2021) [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2435,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,48],"tags":[],"class_list":["post-2434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-laws","category-perusahaan-dan-penanaman-modal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2434"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2434\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2437,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2434\/revisions\/2437"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2435"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}