{"id":2735,"date":"2023-10-06T16:07:49","date_gmt":"2023-10-06T09:07:49","guid":{"rendered":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/?p=2735"},"modified":"2023-10-06T16:07:49","modified_gmt":"2023-10-06T09:07:49","slug":"lkpm-nihil-pada-perusahaan-yang-beroperasi-komersial-mungkinkah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/lkpm-nihil-pada-perusahaan-yang-beroperasi-komersial-mungkinkah\/","title":{"rendered":"LKPM NIHIL PADA PERUSAHAAN YANG BEROPERASI KOMERSIAL, MUNGKINKAH?"},"content":{"rendered":"<p>Salah satu tahapan LKPM adalah LKPM Tahap Produksi\/Komersial. Pada tahapan ini, perusahaan diminta untuk mengisi Modal Tetap (MT) dan Modal Kerja (MK). Modal Tetap diisi dengan tambahan realisasi atas biaya-biaya yang berkaitan tanah, bangunan, mesin baik yang sifatnya pengadaan maupun perbaikan\/renovasi. Sedangkan MK diisi dengan biaya operasional perusahaan untuk mampu bertahan dan menghasilkan barang\/jasa dalam 1 turnover (3 bulan). Termasuk kategori MK adalah biaya listrik, gaji pegawai,dsb.<\/p>\n<p>Dalam praktik, perusahaan yang telah memasuki fase produksi\/komersial biasanya tidak lagi mengeluarkan realisasi MT secara signifikan, bahkan lebih banyak mengisinya dengan 0 atau nihil. Hal ini wajar, karena pada dasarnya, MT telah direalisasikan pada fase persiapan\/konstruksi, kalaupun ada penambahan realisasi MT, biasanya hal tersebut berkaitan dengan perluasan usaha atau penggantian\/perbaikan mesin.<\/p>\n<p>Namun, mungkinkan perusahaan mengisi 0 atau nihil atas realisasi MK?\u00a0Jawabannya, mungkin.<\/p>\n<p>Mengapa demikian?<\/p>\n<p>Hal yang perlu dipahami adalah LKPM bukanlah Laporan Keuangan, sehingga LKPM tidak selalu merekam berapa nilai MK perusahaan untuk setiap turnover. Hal yang perlu dicatatkan pada LKPM hanya &#8220;Tambahan Realisasi&#8221; dari Rencana Investasi yang pernah disusun perusahaan pada saat mengajukan perizinan berusaha (pada sub-section Perizinan Berusaha), maka perusahaan yang beroperasi secara komersial dapat mengisi 0 atau nihil pada kolom MK.<\/p>\n<p>Agar lebih memahaminya, berikut ini contoh kasus:<\/p>\n<p>PT ABC merupakan bergerak pada bidang manufaktur yang berdiri Januari 2022. Pada saat mengajukan perizinan dalam sub-section Perizinan Berusaha OSS-RBA, PT ABC mengisi bahwa Rencana Investasi mereka sbb:<br \/>\na. MT : Rp50Miliar (untuk 1 tahun)<br \/>\n<a href=\"http:\/\/b.mk\/\" target=\"_self\" data-attribute-index=\"0\" rel=\"noopener\">b.MK<\/a> : Rp20 Miliar\u00a0(per 3 bulan)<\/p>\n<p>Pada Oktober 2022, PT ABC telah siap berproduksi dan telah merealisasikan MT secara penuh melalui LKPM Konstruksi Kuartal IV\/2022. Sehingga, per Januari 2023, LKPM PT ABC telah berubah menjadi LKPM Tahap Produksi.<\/p>\n<p>&#8211; Pada Kuartal I\/2023, PT ABC mengisi bahwa telah merealisasikan MK sebesar Rp15 Miliar (nilai ini masih kurang dari Rencana Investasi MK\u00a0sebesar 20Miliar)<\/p>\n<p>&#8211; Pada Kuartal II\/2023, PT ABC menyatakan bahwa ada tambahan MK sebesar Rp 5 Miliar (dengan demikian, nilai MK PT ABC telah penuh sesuai Rencana Investasi sebesar Rp20Miliar [Rp15 Miliar +Rp5Miliar].<\/p>\n<p>&#8211; Pada Kuartal III\/2023, MK PT ABC masih tetap sama, yaitu Rp20Miliar, maka pada PT ABC mengisi 0 atau nihil pada kolom MK LKPM Produksi\/Komersial.<\/p>\n<p>&#8211; Pada Kuartal IV\/2023, Kuartal I\/2024, Kuartal II\/2024 hingga Kuartal IV\/2024 ternyata MK juga sama, yaitu Rp20 Miliar, maka dapat pula MK diisi nihil, begitu seterusnya.<\/p>\n<p>Namun, perusahaan sebaiknya memberikan keterangan pada kolom \u201cPermasalahan Dihadapi Perusahaan\u201d bahwa nilai MK Nihil karena memang MK perusahaan sudah fix untuk setiap turnover.<\/p>\n<p>Demikian, semoga bermanfaat!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu tahapan LKPM adalah LKPM Tahap Produksi\/Komersial. Pada tahapan ini, perusahaan diminta untuk mengisi Modal Tetap (MT) dan Modal Kerja (MK). Modal Tetap diisi dengan tambahan realisasi atas biaya-biaya yang berkaitan tanah, bangunan, mesin baik yang sifatnya pengadaan maupun perbaikan\/renovasi. Sedangkan MK diisi dengan biaya operasional perusahaan untuk mampu bertahan dan menghasilkan barang\/jasa dalam [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":2736,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[],"class_list":["post-2735","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-perusahaan-dan-penanaman-modal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2735","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2735"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2735\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2737,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2735\/revisions\/2737"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2736"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2735"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2735"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/litaparomitasiregar.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2735"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}